Manfaat Menyanyi Yang Harus Anda Ketahui
Menyanyi bermanfaat pada kesehatan
mental kita, dan ini dapat dirasakan kita secara intuisi. Ia dapat meleapskan
kesedihan, membuat suasana hati seseorang menjadi lebih baik.
Mungkin Anda salah satu orang yang
tidak berbakat sebagai penyanyi, karena nadanya menjadi fals saat melantunkan
sebuah lagu favorit Anda, atau mungkin Anda kurang berminat belajar teknik
vokal. Hanya asal bersenandung dua tiga patah lyric lagu ketika mengemudikan
mobil seorang diri, jika demikian halnya, lantas apakah menurut Anda menyanyi
itu sebagai pekerjaan seorang penyanyi profesional, sementara Anda selamanya
hanya bisa menjadi pendengar yang baik ?
Para ilmuwan mengatakan bahwa selain
nilai seni, menyanyi juga memiliki nilai kesehatan yang sangat
bermanfaat-bernyanyi tidak hanya bisa membuat suasana hati kita menjadi ceria,
tetapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita, adalah "obat alami
yang mujarab" dalam menjaga kesehatan fisik dan mental kita.
Semakin banyak studi ilmiah
menunjukkan bahwa menyanyi tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jiwa, tetapi
juga bermanfaat bagi kesehatan fisik : ia (menyanyi) dapat meningkatkan sistem
kekebalan tubuh ; memungkinkan orang tua mengurangi takaran (minum) obat dan
memeriksakan diri ke dokter; metode pernapasan diafragma dalam menyanyi juga
berkhasiat dalam menghilangkan stres.
1. Melepaskan hormon
Profesor Robert Baker dari University
of California, AS, telah melakukan penelitian jangka panjang terkait manfaat
dari menyanyi, "Tekanan atau stres dapat memengaruhi sistem kekebalan
tubuh seseorang. Jika Anda merasa baik terhadap hal-hal ang Anda lakukan, maka
sistem kekebalan tubuh juga akan meningkat."tandas Robert Baker.
Para peneliti telah membuktikan,
bahwa ketika seseorang bernyanyi, otak akan melepaskan suatu hormon yang disebut
oksitosin. Bagi Ibu yang baru melahirkan anak juga akan melepaskan hormon ini
ketika menyusui buah hatinya, ketika pasangan suami isteri bersenggama atau
pasangan kekasih saling memandang dengan tatapan penuh cinta, otak mereka juga
akan melepaskan hormon ini. Hormon ini dapat meningkatkan perasaan antara
orang-orang.
Para peneliti juga menemukan, bahwa
hormon oksitasi yang dilepaskan dari otak seseorang pada masa remaja itu paling
banyak, dan mungkin dikarenakan faktor ini, sehingga banyak orang merasa
terkesan terhadap lagu yang pernah dilantunkan atau didengar saat remajanya.
Pelepasan hormon ini juga bisa
menjelaskan mengapa beberapa pecinta musik lebih suka membentuk sebuah band.
David Huron, seorang peneliti musik dari Ohio State University mengatakan
"Ketika kita bernyanyi dan menari bersama, emosi semua orang itu berjalan
serentak." Dan hal ini sangat dipahami benar oleh tentara, karea itu,
mereka selalu membiarkan para prajurit bernyanyi bersama-sama secara berirama.
2. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Selain membuat ceria sanubari,
bernyanyi juga dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh seseorang. Para
peneliti di University of California menemukan bahwa saat setelah setiap
anggota paduan suara latihan, kandungan immunoglobulin dalam tubuh mereka yang
disebut IgA meningkat 150%, dan setelah performanya ditunjukkan ke publik,
imunoglobulin ini justru meningkat 240%. "Meskipun kita tidak bisa
mengatakan menyanyi dapat menahan flu, tetapi dalam situasi tertentu, bernyanyi
memang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang."ujar Baker,
pemimpin penelitian terkait.
3. Melatih saluran saraf
Penelitian terkait lainnya juga
menunjukkan bahwa baik orangtua atau pelajar , atau tunawisma sekalipun, emosi
mereka akan menjadi lebih baik setelah bernyanyi. Selain itu, pernapasan pasien
yang menderita emfisema menjadi lebih baik setelah menjalani latihan menyanyi.
Hasil penelitian juga mendapati, bahwa sikap atau gaya dan penampilan fisik
pribadi penyanyi amatir juga jauh lebih baik setelah menjalani latihan
menyanyi.
John Floman, mantan ketua National
Endowment of Arts Amerika mengatakan, antara seni dan pembelajaran itu saling
berhubungan. Dia mengatakan :. "Musik menggunakan otak kanan, sementara
bahasa menggunakan otak kiri, saluran saraf antara keduanya itu sangat kuat.
Hampir dapat menghapal lyric setiap lagu yang pernah dinyanyikan. Bagi
anak-anak, mengadakan kontak dengan musik dan bernyanyi itu sangat penting,
saya pikir, pembelajaran terhadap seni dapat melatih saluran saraf kita, dan
rute jalur saraf ini memiliki makna yang sangat penting bagi kita dalam
mempelajari bidang pengetahuan lain."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar